- Likes
- 1.1M
- Comments
- 22.2K
- Views
- 9.5M
- Posted
- Jun 5, 2026, 12:06 PM
- Caption
- 19 November 2025 adalah hari yang tidak akan pernah saya lupakan.
Selama dua hari sebelumnya, saya tidak bisa mengantar anak-anak ke sekolah. Ketika akhirnya saya kembali mengantar Thalia, saya langsung merasa ada yang berbeda.
Sejak dijemput, dia lebih banyak diam. Saya cukup mengenal anak saya. Saya tahu kapan dia sedang ngambek, ingin sesuatu, atau sedang menyimpan cerita yang belum siap diungkapkan.
Meski begitu, sepanjang perjalanan dia tetap sesekali bercerita seperti biasanya. Namun saya tetap merasakan ada sesuatu yang berbeda.
Sesampainya di sekolah, saya mengantarnya sampai ke kelas sambil bercanda. Di dalam kelas, Thalia merapikan buku-bukunya. Setelah semuanya siap, saya berpamitan untuk kembali.
Saya berkata, “Nanti kalau Cici sudah mau cerita, telepon Ayah saja ya.”
Tiba-tiba Thalia berlari menghampiri saya, memeluk erat, lalu menangis.
Awalnya saya berpikir mungkin ada sesuatu yang membuatnya tidak nyaman di kelas. Namun di sela tangisnya, dia berkata,
“Cici kangen Ayah.”
Saya meminta maaf karena beberapa hari ini tidak bisa mengantarnya ke sekolah.
“Iya,” jawabnya pelan.
Lalu dia kembali berkata sambil menangis,
“Cici kangen Ayah. Cici sayang Ayah.”
Kalimat itu terasa begitu istimewa bagi saya.
Thalia adalah anak yang pemalu dan tidak mudah mengungkapkan perasaannya secara langsung. Tetapi pagi itu, dia mengatakannya dengan tulus dari hatinya.
Saya memeluknya dan berkata,
“Ayah juga sangat sayang Cici. Sekarang Cici sekolah dulu ya. Ayah mau mengantar Nia ke kelas dulu.”
Momen sederhana itu menjadi salah satu kenangan paling berharga dalam hidup saya sebagai seorang ayah.
Karena itu, untuk mereka yang selama ini merasa paling tahu hubungan saya dengan anak-anak saya, yang dengan mudah mengatakan bahwa anak saya tidak menyukai saya atau tidak ingin bersama saya, biarlah momen ini menjadi jawabannya.
Hubungan antara seorang anak dan ayahnya tidak selalu terlihat dari apa yang orang lain lihat di permukaan. Ada banyak hal yang hanya diketahui oleh mereka yang menjalaninya.